APARAB (Alat Pengolah Air Rob Menjadi Air Bersih)

APARAB
Ketua :
Aura Herdi Ramadhina Sutanto
Anggota :
Ayu Mustika Yasmin
Alya Adelia Mumtaz
Natasya Anggita Damayanti
Danandjaja Rosewika Toriq Budiharja

Alamat : SMAN 4 Semarang


DESKRIPSI

Saat ini, salah satu dampak pemanasan global adalah naiknya air laut/air rob ke dalam sumur-sumur penduduk yang mengakibatkan air sumur berasa asin. Selain air sumur menjadi asin, kandungan logam berat dari air laut juga masuk ke air sumur penduduk yang menyebabkan air menjadi tidak layak untuk konsumsi. Melihat kondisi tersebut maka dibutuhkan solusi untuk membantu warga khususnya yang sumurnya terdampak air rob dalam penyediaan air bersih. Salah satu solusi yang dapat diberikan adalah dengan membuat alat yang dapat mengolah air sumur warga yang asin menjadi air bersih. Penulis mengusulkan solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan membuat alat APARAB (Alat Pengolah air Rob menjadi Air Bersih) berdasarkan 3 metode yaitu elektrolisis, filtrasi dan ozonisasi. Elektrolisis dapat memisahkan garam mineral seperti natrium klorida, kalsium karbonat, magnesium sulfat, dan magnesium bromida dari senyawa air (H2O) sehingga dihasilkan air bersih dengan nilai total zat padat terlarut atau TDS (Total Dissolved Solid) yang kecil (Lamy, 2001). Sistem elektrolisa dibuat dari lembaran aluminium dan stainless steel sebagai elektroda yang ditempatkan di wadah ember dengan diberi tegangan DC 12 V. Filtrasi (penyaringan) merupakan proses pemisahan antara padatan atau koloid dengan cairan. Penyaringan dilakukan dengan cara membuat saringan bertingkat, yaitu saringan kasar, saringan sedang sampai saringan halus (Kalbermatten, dkk., 1980). Ukuran pasir kasar yang digunakan adalah 1 – 0,5 mm. Ukuran pasir halus yang digunakan adalah 0,25 – 0,1 mm. Ozon adalah molekul gas alami yang mudah larut dalam air dan tidak beracun. Ozon dapat menghancurkan kuman, bakteri, virus, jamur, spora, kista, lumut dan zat organik lainnya. Selain itu, ozon juga dapat menetralisir zat organik dan mineral yang berlebihan atau beracun (Suprihatin, 2002). Reaktor ozon tersusun atas generator ozon, power suplay, dan pompa udara. Generator ozon akan ditempatkan pada alat. Prinsip kerja dari APARAB adalah air asin dipompa masuk ke sistem elektrolisa selama 15 menit sehingga ion-ion garam dan sebagian logam berat menempel pada elektroda, selanjutnya air dari wadah elektrolisa setelah penuh mengalir ke wadah filtrasi yang akan masuk melewati batu kecil dan pasir sehingga mengendap, dan terakhir air dari wadah filtrasi mengalir ke wadah ozonisasi selama 20 menit. Setelah diozonisasi dihasilkan air bersih yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari. Hasil yang diperoleh dari pengujian, yaitu terjadinya penurunan nilai total zat padat terlarut (69,22%), penurunan nilai arus (27,85%), kenaikan nilai pH menuju pH 7 (netral), penurunan nilai bakteri coliform fecal (46,51%) – coliform nonfecal (42,85%), serta penurunan uji kandungan logam berat (Fe dan Cu) sebesar 100%.