Briket KOKAWA (Inovasi briket kotoran kambing etawa atau ras kaligesing sebagai bahan bakar alternatif ramah lingkungan guna mewujudkan desa berdikari serta meminimalisir bencana longsor

Kelompok Briket KOKAWA
Ketua :
Muhammad Adam Gana
Anggota :
Melina Ayu Widiastuti

Alamat : Jalan Gajah Mada 218 Purworejo


DESKRIPSI

Briket kotoran etawa mampu mengatasi krisis bahan bakar terutama migas. Hal ini dikarenakan bahan untuk membuat briket mudah didapat/melimpah, murah, terbarukan sehingga lebih bernilai ekonomis. Semakin tinggi nilai kalor maka semakin ekonomis. Untuk meningkatkan nilai kalor pada briket kotoran etawa dapat dilakukan dengan memodifikasi proses pembuatannya. Kompaksi dan penggunaan penyala lilin pada briket dapat meningkat nilai kalor briket etawa tersebut. Berdasarkan uji lab yang dilakukan di Laboratorium Pusat Studi Pangan dan Gizi Universitas Gadjah Mada (UGM) diketahui nilai kalor briket kotoran etawa sebesar 5866,52 kal/g. Hal ini termasuk dalam kategori B dan telah memenuhi SNI No. 1/6235/2000 yaitu ≥5000 kal/gram. Lima briket kotoran etawa efektif untuk mendidihkan 1 liter air dalam waktu 5-7 menit, serta satu buah briket dapat menyala selama 12 menit. Keunggulan briket kotoran etawa yaitu memiliki nyala api yang stabil, nyala api berwarna biru, waktu pembakaran lebih lama, tidak menimbulkan asap, tidak menggunakan minyak tanah sebagai penyala, panas yang dihasilkan tinggi juga kontinu, tidak mengeluarkan jelaga, dan sedikit residu, sehingga lebih ramah lingkungan dan bernilai ekonomis. Berdasarkan perhitungan biaya produksi, untuk 1 kg briket adalah Rp 1.340, atau untuk 1xproduksi (50 kg) Rp 67.000 sedangkan harga jual per 1Kg adalah Rp 5.000, atau 1x produksi (50kg) dihargai Rp 250.000. Laba per 1kg adalah Rp 3.660, atau dalam 1x produksi (50 kg) didapat Rp 183.000. Briket kotoran etawa mampu mengatasi krisis energi, mengurangi penggunaan kayu bakar sehingga potensi longsor di kaligesing dapat diminimalisir, mewujudkan program pemerintah desa Berdikari, menyerap tanaga kerja dan bernilai ekonomis sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kaligesing, Kabupaten Purworejo.