"Essea" Pembunuh bakteri Pembusuk Pada Ikan Laut Dan Ikan Tawar

SMA 1 Boja

Alamat : Jl. Raya Bebengan 203 D Boja Kendal


DESKRIPSI

Indonesia yang merupakan negara kepulauan, tentu saja memiliki potensi yang sangat besar di bidang perikanan dan kelautan. Produksi ikan adalah salah satu komoditas utama di Indonesia. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), mencatat Indonesia mengekspor produk perikanan mati sebnayak 81.916,31 ton sepanjang Maret 2017 dan produk perikanan hidup sebanyak 509.887.680 ekor. Umumnya penangkapan ikan di sungai dan atau danau sampai pemasaran ke tangan konsumen, membutuhkan waktu ± 2 hari. Apalagi jika penangkapan di laut, paling tidak membutuhkan waktu ± 3 hari bahkan lebih lama. Sedangkan ketika ikan ditangkap dan disimpan, maka akan terjadi perubahan-perubahan fisik maupun kimiawi. Salah satu perubahan yang terjadi adalah proses berkembangnya bakteri dalam ikan tersebut. Oleh karenanya perlu adanya penanganan dalam penyimpanan ikan hasil tangkapan, sehingga ikan tidak mudah busuk. Salah satu penanganan yang sering dilakukan adalah pendinginan menggunakan es batu (balok). Akan tetapi es batu yang sekarang banyak sekali beredar guna perikanan dan kelautan, dibuat dengan menggunakan air sungai/ sumur, yang tentu saja mengandung bakteri dan mikroorganisme patogen. Ketika proses pendinginan dilakukan menggunakan es batu tersebut, secara tidak langsung bakteri dan mikroorganisme di dalam es batu tersebut akan mengkontaminasi tubuh ikan sehingga proses pembusukan terus berjalan (tidak berhenti) walaupun sudah menggunakan es batu. Apalagi jikalau es batu tersebut mulai melelh, maka perkembangan dan pertumbuhan bakteri akan semakin cepat dikarenakan kondisi lingkungan yang lembab. Berdasarkan latar belakang masalah tersebut, kami merancang, meneliti, menemukan dan mengembangkan suatu produk yaitu EsSea. Produk EsSea memiliki bentuk yang hampir sama dengan bongkahan es batu pada umumnya. Namun, produk inovasi yang kami buat memiliki titik beku (5oC – 9oC) lebih rendah dibandingkan es batu konvensional. Dan juga produk EsSea tidak hanya berfungsi mendinginkan (proses fisika) saja, namun juga menghentikan aktivitas bakteri (proses kimiawi dan biologis) pada tubuh ikan dalam jangka waktu yang lebih lama dibandingkan es batu (balok) konvensional.