Pemanfaatan Hama Keong Sawah Menjadi Pelet Lele Yang Bergizi Tinggi

Agista Putri Wahyuni,dkk
Ketua :
Muhammad Wildan Ilhami
Anggota :
Mohammad Dody Erfansyach
Agista Putri Wahyuni

Alamat : SMA Islam Sudirman Ambarawa


DESKRIPSI

PEMANFAATAN HAMA KEONG SAWAH MENJADI PELET LELE YANG BERGIZI TINGGI Penulis : Muhammad Wildan Ilhami, Agista Putri Wahyuni, Mohammad Dody Erfansyach ABSTRAK Kebutuhan protein hewani salah satunya terpenuhi dengan beternak ikan lele, tetapi dari berbagai data diperoleh bahwa makanan yang diberikan pada lele kurang memenuhi syarat makanan ternak yang baik.Upaya untuk menghindari hal tersebut adalah dengan membuat makanan pelet organik yang aman untuk dikonsumsi dan memiliki nilai gizi tinggi. Dalam penelitian ini di uji coba membuat sampel pelet organik dengan bahan dasar keong sawah. Keong sawah merupakan hama bagi tanaman padi yang pertumbuhannya sangat pesat, sehingga sangat meresahkan petani, Sehingga penulis berupaya untuk memenfaatkan hama keong sawah menjadi produk yang berguna, yaitu sebagai pakan lele yang bernilai gizi yang tinggi. Untuk pembuatannya yaitu menambah bahan dasar dengan bekatul, tepung tapioka, ekstrak kunyit dan lengkuas. Pengujian pelet organik dilakukan secara organoleptik yang meliputi tekstur, warna dan bau. Sedangkan untuk uji kualitasnya dilakukan dengan cara memberikan pelet lele pada sampel ikan lele, kemudian dilakukan pengamatan tentang perkembangan berat badan ikan lele tiap bulan, selain itu juga pelet lele organik berbahan dasar keong sawah juga diujikan di laboratorium yang meliputi kandungan karbohidrat, protein, dan lemak. Dari hasil penelitian didapatkan data pelet lele berbahan dasar hama keong sawah memberikan kenaikan berat badan lele sekitar 20 - 30 gram perhari, sedangkan untuk sentrat buatan pabrik, sekitar 30 sampai 40 gram perhari. Dari hasil uji laboratorium didapatkan data kandungan nutrisi pada pelet lele berbahan dasar keong sawah yaitu karbohidrat 32,51% W/W, protein 18,55% W/W, lemak 1,87% W/W sementara untuk pelet lele buatan pabrik mengandung karbohidrat 56,22% W/W, protein 11,5% W/W, lemak 1,66% W/W. Dari data penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa pelet lele organik dengan bahan dasar keong sawah dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif makanan untuk ikan lele yang memiliki nilai gizi tinggi. Kata kunci : Hama, keong sawah, lele, pelet organik