PEMANFAATAN DAUN BINAHONG DAN DAUN SUKUN SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI DETERGEN

SMK BOEDI OETOMO 2 GANDRUNGMANGU
Ketua :
Intan Trisno Aji
Anggota :
Fauzan Nur Fadli

Alamat : Jl. Raya Gandrungmangu No.200 Gandrungmangu Cilacap


DESKRIPSI

Kebutuhan detergen semakin meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah keluarga di Indonesia. Detergen yang digunakan hampir 80% adalah detergen yang terbuat dari bahan sintetis yang tidak ramah lingkungan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah daun binahong dan daun sukun dapat digunakan sebagai bahan pengganti detergen yang ramah lingkungan dan Mengetahui formulasi manakah yang paling efektif sebagai bahan pengganti detergen yang ramah lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan tiga formulasi detergen cair yang digunakan. Yaitu sampel A : ekstrak daun binahong, sampel B : ekstrak daun sukun, sampel C : ekstrak daun binahong + daun sukun (1 : 1) dan sampel K : control (detergen cair komersil). Variabel yang diukur dalam penelitian ini yaitu variabel bebas dan variabel tergantung. Variable bebasnya yaitu berupa formulasi detergen cair menggunakan daun binahong dan daun sukun. Variabel tergantungnya ialah daya bersih, kandungan saponin, pH, dan kestabilan busa. Variabel kontrol yang digunakan yaitu detergen cair yang ada di pasaran. Kesimpulan yang didapatkan adalah Daun sukun dapat dijadikan sebagai detergen ramah lingkungan karena memilki senyawa saponin. Masing-masing sampel detergen efektif sebagai bahan pengganti detergen yang ramah lingkungan, sampel B (daun binahong : daun sukun) mempunyai stabilitas busa yang paling tinggi dibandingkan sampel yang lain, walaupun tingkat busanya lebih rendah. Untuk harga jual Rp. 3000 /pcs isi 50 ml sedangkan untuk penjualan langsung ke konsumen atau melalui media online Kata Kunci : daun binahong, daun sukun, detergen ramah lingkungan