Ketel "Angkringan" Multifungsi

Ketel "Angkringan" Multifungsi
Ketua :
Drs. Y. Anggoro T., M.Eng
Anggota :
Drs. Ali Mustofa
Suyanta, S.Pd., M.Si.

Alamat : (1). Jl.Blimbing VI/83 Pasekaran - Batang (2)Dk.Kertosari Rt.001/003 Kasepuhan Batang (3)Jl.Dr.Cipto Proyonanggan Tengah Batang


DESKRIPSI

Saat ini usaha dibudang kuliner begitu menjamur di berbagai daerah di Indonesia, baik kuliner kelas atas dengan menu dari berbagai mancanegara hingga kuliner kelas rakyat dengan menu tradisional. Khususnya di daerah Jawa Tengah banyak muncul kuliner rakyat dengan makanan sederhana, murah dan buka pada malam hari hingga dini hari. Kuliner tersebut biasa dikenal sebutan “ANGKRINGAN” atau “HIK” atau “SEGO KUCING” Salah satu ciri kuliner angkringan adalah menggunakan Ketel/Ceret yang dibuat dari alumunium dengan bentuk khas buatan pengrajin ceret dari daerah Klaten. Dalam melayani konsumen yang mengambil makanan dan minuman ada proses pemanggangan, dan penuangan air panas. Proses tersebut menjadikan pedagang harus menurunkan dan menaikkan ketel berkali-kali, atau harus menyediakan tungku/anglo yang lebih, sehingga dirasakan tidak praktis Berdasarkan pengamatan tersebut maka untuk memberikan solusi kepada para pedagang “Angkringan” kami tertarik untuk menciptakan sebuah Ketel/Ceret yang multi fungsi, yaitu berfungsi sebagai : 1. Perebus air dengan dilengnkapi kran tahan panas untuk keluaran air 2. Pemanggang makanan (sate, tempe, tahu, ayam dll) 3. Penggoreng mini untuk membuat telur ceplok, tempe dll Ketel/Ceret ini terbuat dari bahan stailess stell dengan ukuran 50 cm x 30 cm x 40 cm dengan kapasitas sekitar 40 liter. Agar berfungsi sekaligus sebagai pemanggang dan pemanas maka ditambahkan pipa stainless stell berdiameter 2 cm sebagai penyalur panas, sehingga dipermukaan bagian atas terdapat area yang dapat digunakan sebagai ruang pemanggang dan ruang pemanas Dengan menggunakan Ketel “Angkringan” Multifungsi ini maka para pedagang akringan akan memperoleh kemudahan sebagai berikut : 1. Ketel terbuat dari bahan stainless sehingga aman untuk merebus air minum 2. Perebusan air dikendalikan dengan lubang tekanan, sehingga aman dari kemungkinan meledak 3. Tidak perlu menuangkan air panas, karena sudah tersedia kran tahan panas untuk menyalurkan air 4. Tidak perlu menurunkan dan menaikkan ketel berulang kali, atau harus menambah tungku khusus, karena sudah ada area memanggang dan menggoreng makanan 5. Dengan kapasitas yang cukup besar maka pedagang tidak perlu terlalu sering mengisi air untuk menyeduh teh, kopi 6. Pedagang tidak perlu kuatir ketel akan kehabisan air karena akan ada penanda ketinggian air , sehingga pedagang tahu kapan harus menambahkan air di ketel